INTRANET, EXTRANET & INTERNET

 

 

 

Kopetensi  Dasar:  Mampu  menjelaskan  defenisi  dan  perbedaan  internet,  intranet  dan  extranet.

Memahami teknologi dan cara untuk membangun koneksi internet (menghubungkan jaringan lokal ke internet), Mengenal teknologi wireless untuk membangun LAN dan koneksi internet

 

 

 

3.1     Intranet

 

Intranet  merupakan  sebuah  jaringan  internal  perusahaan  yang  dibangun  menggunakan  teknologi internet (arsitektur berupa aplikasi web dan menggunakan protokol TCP/IP).

 

LAN tidak sama dengan intranet, karena dari segi penggunaan, luas area maupun implementasinya,

intranet lebih luas dan bekerja lebih maksimal seperti halnya internet. Namun sangat terbatas dalam hal privilege dan hak akses para pemakainya. Sebuah LAN bisa saja disebut intranet, apabila LAN tersebut menerapkan aplikasi web dan menggunakan protokol TCP/IP didalamnya. Biasanya sebuah LAN  dapat  dihubungkan  dengan  jaringan  internet,  sedangkan  intranet  justru  menghindari  koneksi dengan jaringan luar.

 

Fakta  bahwa  perkembangan  yang  ada  didunia  internet  dapat  diimplementasikan  secara  langsung didalam  intranet,  menyebabkan  intranet  sangat  populer  dan  berkembang  pesat  sejalan  dengan perkembangan yang ada di internet.

 

 

 

3.1.1          Fungsi dan Implementasi Intranet

 

Informasi perusahaan (portal) yang mencakup berita, presensi kehadiran, prosedur kerja setiap divisi, kumpulan  data  penyimpanan,  surat  dan  komunikasi  antar  divisi,  dan  lain-lain  dapat  diintegrasikan dalam  satu  sistem  pusat  informasi  yang  berbasiskan    HTML  (HyperText  Markup  Language)  atau yang lebih dikenal dengan  istilah World Wide Web (www).

 

Implementasi dan karakteristik intranet  lainnya meliputi:

 

Jadwal perorangan dan kelompok (personal and group scheduling), Pesan diterima ketika keluar (while were you out form),

Manajemen informasi bagi perorangan dan kelompok (personal/group information management)

dan

 

transfer dokumen secara langsung (straight document transfer).

 

Hal yang mendorong penggunaan intranet adalah kebutuhan akan informasi. Berdasarkan survei yang dilakukan   terhadap   103   executive   sistem   informasi   yang   memiliki   500   pegawai.   Mereka memprioritaskan    penggunaan    intranet    untuk    menyebarkan    manual,    katalog,    daftar    barang, menyediakan  human  relation,  dan  informasi  pekerjaan,  menawarkan  jasa  email,  dan  mengadakan suatu revisi dokumen secara bersama-sama.

Alasan tersebut ditambah beberapa alasan antara lain : Komunikasi yang lebih baik antar pegawai

Biaya pengembangan dan perawatan yang lebih murah dibanding teknologi client server biasa.

Keinginan untuk menaikkan rasa kepemilikian data, dan tanggungjawab pengguna. Keinginan untuk menggunakan protokol yang terbuka.

Mudah digunakan dan sederhana

Mudah mendistribusikan program aplikasi ke user. Menaikkan akses dan distribusi informasi ke pengguna.

 

Awalnya  teknologi  intranet  datang  bersama  dengan  teknologi  internet.  Perbedaannya  adalah  pada penggunaan firewall bagi jaringan lokal intranet yang   terkoneksi ke internet, agar dapat melindungi aset sistem informasi yang dimiliki perusahaan dari serangan pihak luar. Hal ini menjadikan intranet benar-benar dapat berfungsi secara independen dari internet, karena tidak terhubung dengan jaringan luar.

 

Hal lain yang membedakan intranet dan internet adalah dari sisi penggunanya. Aplikasi dan informasi

intranet  ditujukan  bagi  kalangan  dalam  organisasi  itu  sendiri.  Sedangkan  informasi  di  suatu  situs internet ditujukan bagi kalangan luas (umum).

 

Pada  saat  ini  teknologi  intranet,  telah  mengalahkan  popularitas  teknologi  client-server  tradisional. Setiap  orang  dan  perusahaan  berlomba-lomba  memanfaatkan  teknologi  ini.  Hingga  sebagian  besar melupakan  satu  hal  yang  paling  penting  dalam  model  client-server,  yaitu:  pengembangan  sistem tanpa disain yang baik akan mengakibatkan suatu sistem menjadi kurang bermanfaat.

 

3.1.2 Jenis pemanfaatan Intranet

 

Penggunaan intranet tergantung dari bentuk organisasi penggunanya. Apakah suatu toko, perusahaan multi nasional, suatu instansi atau departemen lainnya. Dengan memahami kerja organisasi tersebut terlebih dahulu, maka akan sangat membantu model desain intranet yang akan digunakan.

Pemanfaatan Intranet dalam suatu organisasi, banyak digunakan untuk: Human resource personal services

Material and logistic services, seperti penyediaan ruangan, barang dan sebagainya. Information system services, dll.

 

Human Resource Services

Pada model organisasi ini Intranet dapat digunakan untuk menyajikan informasi-informasi, seperti: Manual pekerja, misal tata-tertib, petunjuk  kerja, informasi liburan, asuransi, prosedur pembelian

dan pengeluaran  barang.

Bulletin  board  perusahaan,  misal  pengumuman  kebijaksanaan,  pengumuman  pekerjaan,  jadwal kerja, pelatihan, menu kafetaria, jadwal kegiatan extra.

Record pekerja, misal waktu kerja dan kehadiran, data kepegawaian, seperti alamat rumah hingga prestasi kerja.

Newsletter (berita-berita penting)untuk pekerja.

Informasi-informasi  yang  berkaitan  dengan  human  resource  department,  misal  informasi  yang digunakan   untuk   menyewa   property,   memecat,   memindahkan,   mempromosikan,   melatih karyawan dan lain lain.

 

Materiel and Logistic Services

 

Organisasi kerja seperti ini dapat berupa toko, cleaning services, dan lain lain. Informasi yang dapat diletakkan di intranet misalnya :

 

Listing peralatan atau services yang disediakan

Image  yang  dapat  di-click,  yang  menerangkan  gambaran  suatu  fasilitas  ruangan  pada  suatu kantor.

Image map yang dapat menerangkan buku telphone suatu perusahaan.

Suatu form yang dapat diisi dan digunakan untuk mencari informasi mengenai, order, katalog dan lain sebagainya.

 

Information System Services

 

Pada model ini Intranet dapat digunakan untuk menyediakan informasi seperti:

       Informasi mengenai komputer-komputer para staff.

        Informasi  yang  dibutuhkan  para  user,  berkaitan  dengan  pengetahuan umum,  manual  operasi program untuk suatu pekerjaan, dapat dikumpulkan pada suatu database, sehingga dapat berupa suatu perpustakaan elektronis.

Semua data atau dokumen yang berbentuk file word processing, spreadsheet, graphic dll, dapat digunakan bersama-sama dengan memanfaatkan aplikasi berbasis web dengan pusat data di web server.

 

3.1.3 Komponen Pembentuk Intranet

 

Komponen pembentuk intranet pada dasarnya sama dengan komponen pembentuk Internet, seperti :

 

1.   Aplikasi  browser

2.     Komputer server

3.     Perangkat jaringan dan

4.     Protokol TCP/IP

5.     Bahasa pemrograman

6.     Komputer client

7.     Perangkat bantu (development tool) untuk manajemen jaringan lokal.

 

 

3.2     Extranet

 

Extranet merupakan  jaringan  intranet  perusahaan  yang ingin mengekspose sebagian  informasi yang mereka  miliki ke jaringan  luar. Informasi  yang  diekspose  bisa berupa  info produk/layanan,  file-file yang diperlukan konsumen, klien atau karyawan yang mobile, atau juga database yang diperkenankan diakses dari jaringan lain atau jaringan internet.

 

Firewall  akan memproteksi sebagian jaringan internal perusahaan  sehingga tidak dapat diakses dari jaringan  luar,  sekaligus  membatasi  akses  jaringan  internal  agar  tidak  dapat  mengakses  semua layanan/service dari internet.

 

Gambar 3.1. Intranet, Extranet dan Internet

 

 

3.3     Internet

 

Interconnected  Network  atau  yang  lebih  populer  dengan  sebutan  internet  adalah  sebuah  sistem komunikasi  global  yang  menghubungkan  komputer-komputer  dan  jaringan-jaringan  komputer  di seluruh dunia.

 

Setiap komputer dan jaringan, terhubung secara langsung maupun tidak langsung ke beberapa jalur utama  yang  disebut  internet  backbone  dan  dibedakan  satu  dengan  yang  lainnya  menggunakan unique name yang biasa disebut dengan alamat IP 32 bit. Contoh: 202.65.124.130.

 

Secara  harafiah,  internet  (‘inter-network’)  adalah  rangkaian  komputer  yang  terhubung  kebeberapa jaringan  lain.  Ketika  komputer  terhubung  secara  global  dengan  menggunakan  TCP/IP  sebagai protokol pertukaran paket data (packet switching communication protocol), maka rangkaian jaringan komputer  yang  besar  ini  dapat  dinamakan  internet.  Cara  menghubungkan  rangkaian  komputer dengan kaedah ini dinamakan internetworking.

 

 

 

Gambar 3.2. Internetworking

 

 

Internetworking  merupakan  kumpulan  jaringan  lokal  area,  juga  metropolitan  area  yang  umumnya terhubung   melalui   router-router   sehingga   membentuk   jaringan   wide   area   yang   begitu   besar. Terkoneksi   ke   internet   berarti   menghubungkan   perangkat   komputer   atau   perangkat   lain   yang digunakan, kedalam jaringan komputer global di dunia.

 

Tidak  hanya  perangkat  komputer  seperti  Router,  PC,  Laptop  atau  server  yang  bisa  terkoneksi  ke internet, beberapa perangkat lain seperti mobile device (ponsel/PDA), web camera,  security camera, alarm,    refrigerator  (lemari  es),  TV,  remote  control  home/office  device  (seperti:  instalasi  lampu ruangan/taman) dan perangkat pribadi lainnya, juga dapat terkoneksi ke internet.

 

3.3.1    Kemunculan Internet

 

Rangkaian  pusat  yang  membentuk  internet  diawali  pada  tahun  1969  sebagai  ARPANET,  yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced  Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET termasuk kaedah rangkaian tanpa pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).

 

Pada  01 Januari  1983, ARPANET  menukar  protokol rangkaian  pusatnya,  dari  NCP ke  TCP/IP.  Ini merupakan awal dari internet yang kita kenal hari ini. Pada sekitar 1990-an, internet telah berkembang dan menyambungkan banyak pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.

 

 

 

3.3.2    Internet pada saat ini

 

Intenet  diatur   oleh   perjanjian   bilateral   atau   multilateral   dan  spesifikasi  teknis  (protokol  yang ditetapkan dan disepakati untuk digunakan bersama, menerangkan tentang perpindahan data antar jaringan). Protokol-protokol ini umumnya dibentuk berdasarkan kesepakatan (ketetapan).

 

Badan yang mengatur registrasi internet adalah IETF (Internet Engineering Task Force), yang terbuka kepada   umum.   Badan   ini   mengeluarkan   dokumen   yang   dikenali   sebagai   RFC   (Request   for Comments).  Sebagian  dari  RFC  dijadikan  sebagai  standar  internet,  oleh  Badan  Arsitektur  Internet (Internet Architecture Board).

 

Protokol-protokol  internet  yang  sering  digunakan  adalah  seperti,  IP,  TCP,  UDP,  DNS,  PPP,  SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.

 

Beberapa  layanan  populer  di  internet  yang  menggunakan  protokol  di  atas,  seperti  email  (surat elektronik), Usenet, Newsgroup, File Sharing, WWW (World Wide Web), Gopher, Session Access, WAIS, Finger, IRC, MUD, MUSH dll.

 

Di antara semua ini, email (surat elektronik) dan World Wide Web (www) lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti radio streaming, dan webcast, yang dapat  diakses  di  seluruh  dunia.  Beberapa  servis  internet  yang  populer  berdasarkan  sistem  tertutup (Proprietary System), seperti IRC, ICQ, AIM, CDDB, dan Gnutella.

 

3.3.3    Budaya Internet

 

Jumlah pengguna internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya internet. Internet  juga  mempunyai  pengaruh  yang  besar  atas  ilmu,  dan  pandangan  dunia.  Dengan  hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, internet melambangkan penyebaran (decentralization) informasi dan data secara ekstrim.

 

Perkembangan internet juga telah mempengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya  hanya  bisa  dilakukan  dengan  cara  tatap  muka (dan  sebagian  sangat kecil  melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui internet. Transaksi melalui internet

ini   dikenal   dengan   nama   e-commerce.   Terkait   dengan   pemerintahan,   Internet   juga   memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui e-government.

 

Internet  membentuk  budaya  baru  dikalangan  pengguna.  Kebiasaan  baru  mencari  informasi,  cara memandang  sebuah  masalah/kejadian,  cara  baru  mencari/menyebar  berita/isu,  cara  baru  berbelanja atau memesan barang, dll.

 

3.3.4    Akses Internet

 

Negara  dengan  akses  internet  terbaik,  termasuk  USA,     Germany,  UK,  Japan  dan  South  Korea, umumnya memiliki penetrasi penggunaan internet yang cukup baik. Berbeda dengan Indonesia atau negara  berkembang  lain,  yang  penetrasi  internetnya  baru  7.0  %  dari  sekitar  219.307.147  populasi penduduk  Indonesia  berdasarkan  survey  C.I.Almanac  Feb./05  yang  dipaparkan  Internet  World Statistic Last update March 23, 2005

(http://www.internetworldstats.com/top20.htm).

 

 

 

 

Tabel 3.1. TOP 20 COUNTRIES WITH HIGHEST NUMBER OF INTERNET USERS

 

 

No

 

Country or

Region

Internet Users, Latest Data

 

Population

( 2005 Est. )

Internet Penetratio n

Source and

Date

of Latest Data

 

% Users of World

 

1

 

United States

 

200,933,147

 

296,208,476

 

67.8 %

Nielsen//NR Feb./05

 

22.6 %

 

2

 

China

 

94,000,000

1,282,198,2

89

 

7.3 %

 

CNNIC Dec./04

 

10.6 %

 

3

 

Japan

 

67,677,947

 

128,137,485

 

52.8 %

Nielsen//NR Nov./04

 

7.6 %

 

4

 

Germany

 

46,312,662

 

82,726,188

 

56.0 %

Nielsen//NR Feb./05

 

5.2 %

 

5

 

India

 

39,200,000

1,094,870,6

77

 

3.6 %

C.I.Almanac

Feb./05

 

4.4 %

 

6

United

Kingdom

 

35,179,141

 

59,889,407

 

58.7 %

Nielsen//NR Feb./05

 

4.0 %

7

Korea (South)

31,600,000

49,929,293

63.3 %

KRNIC Dec./04

3.6 %

 

8

 

Italy

 

28,610,000

 

58,608,565

 

48.8 %

C.I.Almanac

Dec./03

 

3.2 %

 

9

 

France

 

24,848,009

 

60,293,927

 

41.2 %

Nielsen//NR Feb./05

 

2.8 %

 

10

 

Russia

 

22,300,000

 

144,003,901

 

15.5 %

C.I.Almanac

Feb./05

 

2.5 %

 

11

 

Canada

 

20,450,000

 

32,050,369

 

63.8 %

C.I.Almanac

Dec./03

 

2.3 %

 

12

 

Brazil

 

17,945,437

 

181,823,645

 

9.9 %

Nielsen//NR Feb./05

 

2.0 %

 

13

 

Indonesia

 

15,300,000

 

219,307,147

 

7.0 %

C.I.Almanac

Feb./05

 

1.7 %

 

14

 

Spain

 

14,590,180

 

43,435,136

 

33.6 %

Nielsen//NR Feb./05

 

1.6 %

 

15

 

Australia

 

13,611,680

 

20,507,264

 

66.4 %

Nielsen//NR Feb./05

 

1.5 %

16

Mexico

12,250,000

103,872,328

11.8 %

ITU Sept./04

1.4 %

17

Taiwan

12,200,000

22,794,795

53.5 %

FIND Dec./04

1.4 %

 

18

 

Netherlands

 

10,806,328

 

16,316,019

 

66.2 %

Nielsen//NR June/04

 

1.2 %

19

Poland

10,600,000

38,133,891

27.8 %

C-I-A Feb./05

1.2 %

20

Malaysia

9,513,100

26,500,699

35.9 %

MCMC Sep./04

1.1 %

TOP 20 Countries

 

727,927,531

3,961,607,5

01

 

18.4 %

 

IWS – Mar./05

 

 

81.9 %

Rest of the World

 

160,753,600

2,450,459,6

84

 

6.6 %

 

IWS – Mar./05

 

 

18.1 %

TotalWorld – Users

 

888,681,131

6,412,067,1

85

 

13.9 %

 

IWS – Mar./05

 

 

100 %

 

 

3.3.5 Teknologi Koneksi Internet

 

 

Satu unit komputer atau komputer di jaringan dapat terkoneksi keinternet menggunakan jalur:

 

a.   Public Line (jalur umum), seperti:

 

 

 

 

1.   Dial-up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) – Client (komputer user)

terhubung ke ISP (Internet Service Provider) melalui jaringan telephone reguler (PSTN).

 

2.   Dial-up  dengan  teknologi  GPRS  (General  Packet  Radio  Service)  dan  CDMA  (Code Division Multiple Access) – Perangkat ponsel berfungsi sebagai modem yang terhubung ke komputer melalui kabel data ponsel (port comm atau USB), IRDA juga Bluetooth. Koneksi internet  melalui operator  selular  yang bertindak  sebagai  ISP, dengan  mengatur  konfigurasi pada komputer maupun ponsel.

 

3.   DSL  (Digital  Subscriber  Line)  –  Sebuah  metode  transfer  data  melalui  saluran  telepon reguler.  Sirkuit  DSL  dikonfigurasikan  untuk  menghubungkan  dua  lokasi  yang  spesifik, seperti  halnya  pada  sambungan  Leased  Line.  DSL  berbeda  dengan  Leased  Line.  Koneksi melalui DSL jauh lebih cepat dibandingkan dengan koneksi melalui saluran telepon reguler walaupun keduanya sama-sama menggunakan kabel tembaga (jalur PSTN).

 

 

 

 

4.     PLC (PowerLine Communication)

 

Koneksi  PC  dengan  internet  menggunakan  jalur  listrik  PLN  yang  bertindak  sebagai  ISP, dengan bantuan modem yang langsung dapat ditancapkan ke stop kontak yang telah beraliran listrik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 3.3. PowerLine communication

 

5.   ADSL  (Asynchronous  Digital  Susbcriber  Line)  dengan  modem  dan  router  merupakan sebuah tipe DSL dimana upstream dan downstream berjalan pada kecepatan yang berbeda. Dalam  hal  ini,  downstream  biasanya  lebih  tinggi.  Teknologi  ADSL  memungkinkan  user dapat memisahkan pemanfaatan  jalur telephone reguler untuk keperluan komunikasi reguler dan koneksi internet.

 

6.   ISDN (Integrated Services Digital Network) Pada dasarnya, ISDN merupakan jalan untuk melayani transfer data dengan kecepatan lebih tinggi melalui saluran telepon reguler. ISDN memungkinkan  kecepatan  transfer  data  hingga  128.000  bps  (bit  per  detik).  Tidak  seperti DSL, ISDN dapat dikoneksikan dengan lokasi lain seperti halnya saluran telepon.

 

 

 

 

b.   Dedicated Line (jalur khusus internet), seperti:

 

1.   Leased line adalah saluran koneksi telepon permanen antara dua titik yang disediakan oleh perusahaan   telekomunikasi   publik.   Umumnya,   leased   line   digunakan   ketika   terdapat kebutuhan  komunikasi  data  jarak  jauh  yang  harus  dilakukan  secara  terus-menerus.  Leased line memiliki beberapa tingkatan tarif yang bergantung kepada lebar jalur data (Bandwidth) yang mampu dikirimkan melalui leased line tersebut.

 

2.   Teresterial    –    menggunakan    media    kabel    atau    nirkabel    sebagai    aksesnya,    dapat menggunakan kabel coaxial atau fiber optik yang disewa khusus untuk penggunaan koneksi internet selama 24 jam sehari atau untuk menghubungkan beberapa komputer dari satu lokasi

ke lokasi lain (Frame Relay dan MPLS termasuk jenis layanan ini).

 

3.   Frame  Relay  –  layanan  data  paket  yang  memungkinkan  beberapa  user  menggunakan  satu jalur transmisi pada waktu yang bersamaan. Untuk lalu lintas komunikasi yang padat, Frame Relay jauh lebih efisien dari pada sirkit sewa (leased line) yang disediakan khusus untuk satu pelanggan  (dedicated),  yang  umumnya  hanya  terpakai  10%  sampai  20%  dari  kapasitas bandwidth-nya.

 

4.   Fixed Wireless – Koneksi perangkat mobile ke accsesspoint atau Koneksi jaringan lokal ke ISP dengan perangkat radio/antenna dengan gelombang micro Wi-Fi 2.4 GHz (free-license), Microwave 3.3 GHz, 5.8 GHz, 10.5 GHz, 15 GHz (license) dan WiMAX 3,5 GHz.

 

 

 

Gambar 3.4. Teknologi WiMAX

 

5.   VSAT  (Very  Small  Aperture  Terminal)  –  pilihan  bagi  mereka  yang  berada  di  tempat terpencil  dan  membutuhkan  koneksi  internet  dimana  tidak  ada  infrastruktur  lain  seperti leased  line,  ADSL,  ISDN,  bahkan  tidak  juga  telepon.  Antena  VSAT  berbentuk  seperti piringan yang berukuran besar dan menghadap ke langit (satelit). Dengan peralatan ini maka sinyal  digital  diterima  dan  dikirimkan  ke  satelit.  Satelit  berfungsi  sebagai  penerus  sinyal untuk dikirimkan ke titik lainnya di atas bumi.

 

 

 

 

Gambar 3.5. Antena VSAT (Ku-band Antenna)

 

6.     MPLS (Multiprotocol Label Switching) – adalah jaringan pita lebar yang berbasis IP, MPLS memiliki jangkauan wilayah yang luas. Layanan ini memberikan layanan end to end dengan pilihan bandwidth kecil hingga kapasitas yang tak terhingga.

 

3.3.6 Penggunaan Internet di tempat umum

 

Internet juga semakin banyak digunakan di tempat umum. Beberapa tempat umum yang menyediakan layanan internet seperti toko-toko atau kampus-kampus juga hotel-hotel yang menyediakan akses wi-

fi   (hotspot).   Pengguna   hanya   perlu   menyewa   penggunaan   komputer,   atau   membawa   laptop (notebook)  dan  PDA,  yang  mempunyai  teknologi  wi-fi  untuk  mendapatkan  akses  internet  (melalui access point – hotspot area), koneksi diberikan secara free atau dengan membeli voucher.

 

Terdapat juga tempat awam yang menyediakan pusat akses internet, seperti Warung Internet (warnet), Internet  Café,  Kios  Internet,  Public  Access  Terminal,  dan  Telepon  Web,  dimana  pengguna  hanya perlu menyewa penggunaan komputer untuk beberapa waktu.

 

Berikut ini  adalah  diagram  sederhana  yang  menjelaskan  bagaimana  sambungan  internet  dihadirkan

ke dalam kantor atau rumah anda, menggunakan jaringan yang mendukung kabel UTP dan wireless

(hybrid) dengan sharing gateway menggunakan sebuah PC server.

 

 

Gambar 3.6. Membangun koneksi internet di rumah/kantor

 

3.4     Rangkuman

 

Intranet  merupakan  sebuah  jaringan  internal  perusahaan  yang  dibangun  menggunakan  teknologi internet  (arsitektur  berupa  aplikasi  web  dan  menggunakan  protokol  TCP/IP).  Extranet  merupakan jaringan  intranet  perusahaan  yang  ingin  mengekspose  sebagian  informasi  yang  mereka  miliki  ke jaringan  luar.  Internet  adalah  sebuah  sistem  komunikasi  global  yang  menghubungkan  komputer- komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia.

 

Awalnya  teknologi  intranet  datang  bersama  dengan  teknologi  internet.  Perbedaannya  adalah  pada penggunaan firewall bagi jaringan lokal intranet yang   terkoneksi ke internet, agar dapat melindungi aset sistem informasi yang dimiliki perusahaan dari serangan pihak luar. Hal ini menjadikan intranet benar-benar dapat berfungsi secara independen dari internet, karena tidak terhubung dengan jaringan luar.

 

Hal lain yang membedakan intranet dan internet adalah dari sisi penggunanya. Aplikasi dan informasi intranet  ditujukan  bagi  kalangan  dalam  organisasi  itu.  Sedangkan  informasi  di  suatu  situs  internet ditujukan bagi kalangan umum.

 

Teknologi  yang  digunakan  untuk  menghubungkan  PC  atau  komputer  dijaringan  ke  internet,  antara lain melalui: Publik Line dan Dedicate Line.

 

Public Line menggunakan teknik dial-up melalui jalur PSTN, teknologi GPRS, CDMA, DSL, ADSL, ISDN  hingga  PLC.  Teknologi  ini  menggunakan  perangkat  yang  disebut  modem  yang  berfungsi sebagai penghubung/koneksi ke penyedia jasa internet (ISP).

 

Dedicate  Line  merupakan  jalur  khusus  yang  hanya  digunakan  untuk  keperluan  koneksi  internet. Koneksi   dapat   menggunakan   media   kabel   (leased   line   maupun   teresterial),   wireless   (Wi-Fi, Microwave, WiMAX), Frame Relay, VSAT maupun MPLS.

 

3.5       Soal Latihan :

 

1.     Jelaskan perbedaan antara Intranet – Extranet dan Internet.

 

2.     Apa persamaan yang dimiliki antara intranet dan internet

 

3.     Apakah jaringan lokal (LAN) dapat disebut dengan intranet?

 

4.     Jelaskan komponen-komponen pembentuk intranet

 

5.     Apa yang membedakan pengembangan suatu intranet dibandingkan sistem client server biasa ?

 

6.     Ada berapa cara / teknologi yang dapat kita gunakan untuk melakukan koneksi ke internet.

 

7.     Apa jenis-jenis pelanggaran yang paling banyak terjadi di internet.

 

8.     Apakah Indonesia sudah memiliki aturan-aturan (hukum) yang mengatur tentang pelanggaran hak cipta, pornografi, pelecehan dan lain-lain yang terkait dengan kegiatan di internet (Cyberlaw).

 

9.   Apa yang anda ketahui tentang kegiatan Hacking dan Carding.

 

10. Apa  yang  anda  ketahui  tentang  hotspot  (untuk  koneksi  internet)  dan  apa  hubungannya  dengan laptop.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

http://www.internetworldstats.com/top20.htm

 

Pengantar Jaringan Komputer, Melwin Syafrizal, Andi Offset, Jogja, 2005

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s